Saya Tidak Sama Dengan Kalian

Saya hampir akan memberi judul tulisan ini dengan "Kami tidak sama dengan Kalian". Tapi untunglah saya tidak jadi memakai judul itu. Karena tulisan ini memang tidak ditulis dan dibahas secara masal. Hanya saya saja. Tidak mengatasnamakan kelompok ataupun golongan tertentu.

STRTBMBSB003

Beberapa orang mengatakan "Kita dilahirkan sama". Tapi menurut saya tidak demikian. Kita semua dilahirkan berbeda-beda. Baik secara fisik maupun faktor internal lainnya. Kita semua jelas berbeda. Hanya pada saat-saat tertentu saja persepsi beberapa orang bisa dikategorikan sama. Persepsi tentang cara bersenang-senang, persepsi tentang cara bersedih, persepsi tentang cara berekspresi dan berkarya, termasuk persepsi tentang Vandal.

STRTBMBSB001

Vandal - Tidak Vandal sudah semacam polemik yang tidak pernah (dan mungkin tidak harus) selesai dalam kategori Streetart.
Saya tidak akan membahas satu persatu sejarah Vandal dan Tidak Vandal. Karena memang saya tidak bermaksud memperpanjang wacana ini. Yang ingin saya tegaskan adalah tentang perbedaan persepsi. Polemik ini membuat kedua belah kubu mencari berbagai macam data dan keterangan lain untuk semakin menguatkan persepsinya sendiri-sendiri. Namun sayangnya perseteruan ini tidak harus diakhiri dengan penganugerahan siapa yang benar dan siapa yang tidak benar. Karena jika demikian, hal ini hanya akan membuat pengulangan perdebatan yang memang tidak ada akhirnya.

Perbedaan persepsi tidak melulu diartikan sebagai "jarak" atau semacam bendera peperangan antar individu. Perbedaan persepsi adalah alami dan layak untuk dihargai. Karena seperti saya katakan tadi, dari awal kita semua adalah individu yang diciptakan dalam skenario berbeda.

STRTBMBSB004

Salah satu cara untuk menjembatani perbedaan ini adalah dengan melakukan "Proses Komunikasi". Proses komunikasi yang saya maksud disini adalah komunikasi dari mulut ke mulut. Komunikasi lisan. Bukan komunikasi berupa iklan, sinetron, peraturan, kebijakan-kebijakan atau hal-hal lainnya yang bersifat sepihak. Tapi proses komunikasi yang bisa menjalin sebuah kontak. Komunikasi yang baik dapat menyingkapkan diri dalam kontak intersubjektif, yang akan membuat perbedaan satu sama lain bisa dicerna sebagai individu yang khas. Bukan sebagai musuh ataupun ancaman.

Sebaliknya, tanpa proses komunikasi tidak akan terjadi kontak. Dan hal ini akan mengakibatkan Kebisuan Beda Persepsi. Tentu saja hal ini tidak sepenuhnya buruk. Dikatakan tidak buruk jika memang kebisuan itu berlangsung sepenuhnya dalam diam. Tidak terjadi kontak sama sekali antar individu yang berbeda persepsi. Sehingga masing-masing individu bisa dengan bebas menganut persepsinya sendiri tanpa harus mengganggu dan ikut campur sama sekali dalam persepsi individu lainnya. Berita buruknya, tanpa komunikasi, semuanya hanya akan berakhir menjadi sebuah prasangka (beberapa prasangka kadang cenderung buruk). Dan prasangka ini yang akan mendeformasi cara pikir dalam menyikapi sebuah perbedaan dalam individu yang lain.

STRTBMBSB002

Singkatnya, ia melihat dalam individu berbeda itu sesuatu yang ia kaitkan dengan situasi konflik internalnya, dan terpuruklah ia dalam segala macam pikiran buruknya sendiri.

Kita semua berbeda. Mungkin perbedaan itu memang tidak semuanya bisa kita terima.
Tapi menghargai perbedaan adalah sesuatu yang bisa dibanggakan.



NB: Kali ini saya menulis sesuatu yang
ringan (cenderung standar) biar semua kalangan bisa membacanya. Termasuk anak kecil sekalipun.